Pemerintahan Presidensial

Arli 24 Januari 2023

Tahukah kamu bahwa negara Indonesia adalah negara yang berbentuk kesatuan dan mempunyai sistem pemerintahan presidensial.

Lantas, apakah kamu tahu apa yang dinamakan dengan sistem pemerintahan tersebut?

Supaya kamu tahu dan lebih paham lagi mengenai apa sih maksud dari sistem pemerintahan tersebut maka sebaiknya kamu simak pembahasan berikut.


Apa Itu Pemerintahan Presidensial

pengertian pemerintahan presidensial

Benar memang jika pemerintahan presidensial merupakan pemerintahan yang menjadikan presiden sebagai penyelenggara negara tertinggi.

Akan tetapi, secara rinci pemerintahan yang familiar dengan sebutan sistem kongresional adalah sistem pemerintahan dalam sebuah negara berbentuk republik, yang mana kekuasaan eksekutif dipilih melalui sistem pemilu dan terpisah dengan kekuasaan legislatif.

Perlu kamu ketahui bahwa sebuah negara dapat dikatakan sebagai negara yang mempunyai sistem pemerintahan tersebut adalah negara yang harus mencukupi tiga unsur penting.

Adapun yang dimaksud dengan tiga unsur penting dari pengertian pemerintahan presidensial tersebut di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi yakni presiden harus dipilih oleh rakyat.
  2. Pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi yang dalam hal ini disebut dengan presiden secara bersamaan juga menjabat sebagai kepala negara dan dalam jabatan tersebut, presiden harus memilih pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait atau berhubungan dengannya.
  3. Presiden harus dijamin mempunyai kewenangan legislatif oleh Undang-Undang Dasar maupun konstitusinya.

Berdasarkan uraian tersebut, maka informasi yang dapat kamu simpulkan adalah bahwa presiden sebenarnya tidak dapat dengan mudah dijatuhkan.

Akan tetapi, apabila presiden diketahui melakukan pelanggaran konstitusi, pengkhianatan terhadap negara yang dipimpinnya serta memiliki keterlibatan dalam urusan kriminal lainnya maka posisi presiden dapat dijatuhkan.

Biasanya wakil presiden yang akan menggantikan posisi presiden apabila presiden diketahui melakukan pelanggaran-pelanggaran seperti yang telah disebutkan sebelumnya.


Ciri-Ciri Pemerintahan Presidensial

Buat kamu yang penasaran mengenai seperti apa sih ciri dari pemerintahan dengan sistem presidensial tersebut atau apa saja karakteristik yang menandakan pemerintahan tersebut

Maka sebaiknya coba kamu simak informasi berikut.

1. Penyelenggara negara ada di tangan presiden

Pidato presiden awal tahun

Ciri pertama yang bisa kamu pahami dari pemerintahan kongresional tersebut ialah memiliki penyelanggara negara tertinggi yakni presiden.

Jadi, dalam pemerintahan tersebut dapat diketahui bahwa presiden memiliki peran sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan.

Dalam memangku jabatannya, presiden tidak seta merta dipilih oleh parlemen. Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.

Dengan demikian, sebagai pilihan rakyat maka presiden wajib untuk bertanggung jawab kepada rakyat dalam mengemban tugas dan jabatannya sebagai penyelenggara tertinggi dalam suatu negara tersebut.

2. Kabinet dan pejabat yang berkaitan dipilih oleh presiden

Kabinet dan pejabat yang berkaitan dipilih oleh presiden

Ciri kedua dari pemerintahan yang juga dikenal dengan nama pemerintahan kongresional ialah kabinet dan pejabat lainnya yang berkaitan dengan keperluan penyelenggaraan negara akan dipilih oleh presiden itu sendiri.

Dengan demikian, kabinet hanya akan bertanggung jawab kepada presiden dan bukan bertanggung jawab kepada parlemen maupun lembaga legislatif lainnya.

3. Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen

kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer

Ciri ketiga yang wajib kamu tahu nih dari pemerintahan kongresional atau presidensial tersebut adalah presiden tidak memiliki tanggung jawab kepada parlemen.

Hal ini berangkat dari pernyataan bahwa presiden tidak dipilih oleh parlemen melainkan langsung oleh rakyat.

4. Presiden tidak bisa membubarkan parlemen

Presiden tidak bisa membubarkan parlemen

Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara, presiden tidak dapat membubarkan parlemen. Hal ini tentu saja karena presiden tidak memiliki keterlibatan dalam proses pemililihan parlemen tersebut.

Jadi, keduanya sama-sama tidak bisa saling membuabarkan ya, guys!

5. Tidak adanya lembaga tertinggi dalam negara tersebut

Jelasnya tanggung jawab pemerintah

Ciri selanjutnya dari pemerintahan sistem presidensial ialah tidak adanya suatu lembaga tertinggi dalam negara.

Jadi, hanya MPR atau Majelis Permusyawaratan Rakyat sajalah yang memegang supremasi tertinggi dalam negara tersebut.

Keseluruhan wewenang maupun tugas dari lembaga negara didasarkan pada kedaulatan rakyat sesuai yang termuat dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat 2.

Dengan demikian, maka presiden tidak lagi bertanggung jawab kepada MPR. Alih-alih demikian, presiden justru bertanggung jawab kepada konstitusi.

Jadi, para pejabat eksekutif tidak lagi mempunyai kewajiban untuk bertanggung jawab kepada pejabat legislatif.

6. Kekuasaan legislatif dan kekuasaan eksekutif sama kuat

Kekuasaan legislatif dan kekuasaan eksekutif sama kuat

Ciri selanjutnya dari pemerintahan dengan sistem presidensial adalah terdapat kekuatan yang sebanding antara pejabat eksekutif dan pejabat legislatif.

Jadi, di antara pejabat eksekutif maupun pejabat legislatif sama-sama tidak bisa saling menjatuhkan.

7. Terdapat kejelasan masa jabatan presiden dan wakil presiden

Terdapat kejelasan masa jabatan presiden dan wakil presiden

Ciri selanjutnya dari pemerintahan dengan sistem presidensial ialah adanya kejelasan dari masa jabatan presiden dan wakil presiden. Masa jabatan tersebut pun diatur dalam UUD 1945 dalam pasal 7.

8. Partai politik hanya berperan sebagai fasilitator

contoh peran partai politik

Ciri terakhir dari sistem pemerintahan tersebut ialah peran partai politik yang hanya sebagai fasilitator saja. Hal ini berlaku dalam pemilihan presiden dan wakil presiden saja serta tidak berlaku pada pemilihan parlementer.


Unsur Pemerintahan Presidensial

Unsur Pemerintahan Presidensial

Dalam penyelenggaraan suatu bentuk pemerintahan dengan sistem presidensial terdapat tiga unsur yang harus dipenuhi. Apa sajakah?

  1. Adanya presiden yang dipilih oleh rakyat.
  2. Presiden menjabat sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
  3. Presiden harus dijamin mempunyai wewenang dalam urusan legislatif sesuai dengan UUD 1945.

Kelebihan pemerintahan presidensial

Kelebihan pemerintahan presidensial

  • Dengan adanya pemerintahan sistem presidensial membuat penyesuaian program kerja menjadi lebih mudah.
  • Dengan adanya pemerintahan sistem presidensial membuat posisi pejabat eksekutif menjadi lebih stabil.
  • Dengan adanya sistem pemerintahan tersebut membuat presiden mendapatkan legitimasi dari rakyat.
  • Adanya pencegahan kekuasaan ganda.
  • Presiden mampu membuat kebijakan strategis.

Kekurangan pemerintahan presidensial

fungsi pemilu memberi rakyat wewenang pengubah kebijakan

  • Kurang efektifnya waktu dalam membuat suatu kebijakan publik.
  • Kurang jelasnya suatu sistem pertanggungjawaban presiden.
  • Terdapat kemungkinan adanya kekuasaan yang absolut atau mutlak.

Contoh Negara dengan Pemerintahan Presidensial

Contoh Negara dengan Pemerintahan Presidensial

Untuk memperjelas pengetahuan kamu tentang pemerintahan dengan sistem presidensial tersebut.

kamu bisa simak beberapa contoh negara yang menerapkan sistem pemerintahan tersebut yang mana di antaranya ialah sebagai berikut.

  • Amerika Serikat
  • Indonesia
  • Filipina
  • Mesir
  • Brazil
  • Rwanda
  • Azerbaijan
  • Korea Selatan
  • Korea Utara
  • China

Sejatinya, sistem pemerintahan tersebut merupakan sistem pemerintahan yang dirasa cukup baik di antara sistem pemerintahan yang lain.

Khususnya bagi negara Indonesia ini, nampaknya sistem pemerintahan satu ini bisa dikatakan sebagai sistem pemerintahan yang paling tepat di antara sistem pemerintahan lainnya.

Bagaimana menurutmu?

Arli Fauzi

Mahasiswa yang aktif dengan kepanitian dan pandai dalam public speaking

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Kerukunan Umat Beragama


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Vira
31 Juli 2023

Prinsip Demokrasi Pancasila


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
31 Juli 2023