Seni Rupa Tradisional

Arli 2 Februari 2023

Seni adalah salah satu ekspresi manusia yang memiliki sebuah unsur keindahan yang ada di dalamnya.

Selain itu, seni juga bisa diungkapkan oleh sejumlah media baik media bersifat nyata, nada, rupa, gerak syair, dan lain sebagainya.

Ada banyak jenis seni rupa yang ada dan bisa dinikmati oleh semua orang seperti seni rupa modern dan juga seni rupa tradisional.

Nah, kali ini akan dibahas nih tentang seni rupa tradisional, penasaran?

Kuy langsung simak pembahasan berikut ini.


Pengertian Seni Rupa Tradisional

Pengertian seni rupa tradisional

Sebelum kamu mengetahui jenis, sejarah bahkan contoh dari seni tradisional, kamu wajib paham tentang pengertiannya.

Pengertian dari seni rupa tradisional adalah,

Seni rupa yang memiliki landasan sikap maupun cara berpikir serta cara bertindak yang selalu berpegang teguh pada sejumlah norma, filsafat, adat dari kebiasaan yang sudah ada bahkan sejak masa ke masa atau turun temurun yang selalu dipertahankan hingga saat ini.

Sedangkan untuk istilah tradisional ini adalah sebuah turunan dari sebuah kata tradisi. Sedangkan tradisi merupakan kebiasaan turun temurun yang ada sejak zaman nenek moyang yang selalu dijalankan oleh seluruh masyarakat.

Seni rupa tradisional juga cukup terkait dengan sejumlah aturan serta pakem yang terkadang cukup ketat.

Baca Juga : Seni Rupa Modern

Selain itu, sifatnya pun spiritual dan juga religius. Adanya sejumlah prinsip dari karya yang dihasilkan juga seringkali dikaitkan dengan legenda bahkan mitos sekitar.


Sejarah Seni Rupa Tradisional

Sejarah Seni Rupa Tradisional

Setelah mengetahui tentang pengertian dari seni rupa secara tradisional, maka selanjutnya yang perlu kamu pahami adalah sejarah dari seni rupa tersebut.

Seni rupa dengan jenis tradisional yang ada di Indonesia ini dimulai bahkan sejak zaman prasejarah.

Di zaman ini memang meninggalkan sejumlah karya seni rupa yang sifatnya memang cukup tradisional seperti gelang, kalung, tembikar, bahkan sejumlah karya seni rupa yang bisa digantung di dinding gua seperti beberapa lukisan.

Biasanya, untuk sejumlah lukisan yang bisa kamu temukan di beberapa gua adalah sejumlah jiplakan telapak tangan yang ada di dinding gua.

Lukisan tersebut pertama kali ditemukan di gua leang-leang Sulawesi.

gua leang leang sulawesi

Selain itu, sejumlah gua di Sulawesi Selatan ini memiliki lukisan berupa orang yang sedang berlayar di laut.

Sedangkan di zaman logam, ada juga beberapa peninggalan seni rupa tradisional yang terbuat dari logam seperti perunggu, bejana, dan juga beberapa perhiasan.

Ada juga beberapa temuan baru seperti alat pertanian dan juga alat perlengkapan upacara adat.


Ciri-Ciri Seni Rupa Tradisional

Ciri-Ciri Seni Rupa Tradisional

Itulah sejarah singkat dari seni rupa tradisional yang muncul di Indonesia.

Setelah mampu menelusuri pengertian dan definisi dari jenis seni rupa ini, maka kamu pastinya bisa memahami apa sajakah yang termasuk dari jenis maupun ciri-ciri seni tradisional.

Nah, untuk sejumlah ciri-cirinya adalah:

  • Seni rupa ini terbentuk karena adanya pengaruh lingkungan dan budaya setempat yang berpengaruh cukup besar.
  • Adanya sebuah cerminan dari sejumlah budaya yang nantinya akan disesuaikan dengan beberapa sistem sosial serta budaya yang terbentuk dari masyarakatnya sendiri.
  • Seni tradisional ini juga merupakan sebuah ciri khas dari masyarakatnya sendiri yang bisa menjadi sebuah pembeda dari sejumlah lingkungan budaya yang lainnya.
  • Sejumlah karya seni tradisional pun diciptakan dari sejumlah norma, filosofi, adat dan kebiasaan yang memang sudah ada dari masa ke masa dan selalu dipertahankan oleh masyarakat secara turun temurun.
  • Seni tradisional pun memiliki sifat yang statis karena seni ini tidak memiliki ikatan maupun aturan yang cukup ketat dari sejumlah norma dan juga budaya lokal dari tempat seni tersebut mulai terbentuk.

Perkembangan Seni Rupa Tradisional

Perkembangan seni rupa tradisional

Lalu, bagaimanakah perkembangan dari seni rupa tradisional khususnya perkembangan yang ada di Indonesia?

Pada perkembangan yang selanjutnya khususnya dalam konteks seni rupa, sejumlah istilah dari seni tradisional ini seringkali diperlihatkan kepada sejumlah karya seni rupa non Barat.

Sifat dari jenis seni rupa ini tidak berubah sehingga mampu menjadi sebuah pembeda utama dengan jenis karya seni rupa modern yang selalu menuntut inovasi serta perubahan dan perubahan dalam setiap perjalanannya.

Wayang golek contoh perkembangan seni rupa tradisional

Adanya sejumlah pengaruh dari penjajahan bangsa Barat yang memang cukup lama di beberapa kepulauan ini membuat beberapa pandangan dari seni rupa ini terus menerus berkembang khususnya seni rupa tradisional seperti adanya patung, karya seni lukis, dan lain sebagainya.

Sejumlah karya-karya dari seni tradisional ini memiliki berbagai peluang yang cukup besar untuk nantinya dikembangkan menjadi sebuah gagasan dalam berkarya seni rupa.

Apresiasi yang tepat pastinya sangat diharapkan agar mampu menghasilkan beragam inovasi dan karya seni rupa yang memiliki banyak ciri khas dari Indonesia.


Contoh Seni Rupa Tradisional

Adapun beberapa contoh seni rupa tradisional yang bisa kamu ketahui diantaranya adalah batik, wayang golek, kain songket, keris, kujang, dan lain sebagainya.

1. Kain Songket

kain songket contoh seni rupa tradisional

2. Keris

keris contoh seni rupa tradisional

3. Kujang

kujang contoh seni rupa tradisional


Gimana? Udah paham kan tentang apa itu seni rupa tradisional? Dan kalo dipikir-pikir Indonesia sendiri didominasi seni rupa tradisional.

Iya ngga sih? Kalo menurut kamu gimana?

Arli Fauzi

Mahasiswa yang aktif dengan kepanitian dan pandai dalam public speaking

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Jenis-Jenis Musik


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
7 Agustus 2023

Apresiasi Seni


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
7 Agustus 2023

Seni Rupa


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
6 Agustus 2023

Pengertian Seni Musik


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
6 Agustus 2023